Jumat, 30 November 2012

Hasil Kunjungan 


OKEZONE.COM



Sejarah berdirinya situs web okezone.com berawal dari analisis yang dilakukan oleh PT. The Nielsen Company Indonesia yang bergerak di bidang informasi global serta media, dan berfokus pada penelitian riset media. Hasil riset yang dilakukan Nielsen menyatakan bahwa terjadi perkembangan yang sangat pesat terhadap penggunaan internet di Indonesia. Sekitar lima tahun yang lalu, perusahaan tersebut mengatakan bahwa internet akan menjadi teknologi yang digandrungi karena pada saat itu smartphone mulai menjamur dikalangan masyarakat. Pertengahan tahun 2012, pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 40 juta orang menurut Hermawan Kertajaya, pakar marketing research.
Berdasarkan hasil analisis mengenai perkembangan internet di Indonesia, Hary Tanoesoedibjo melihat peluang yang besar untuk memulai suatu bisnis baru yaitu, situs web media online yang berbasis berita tetapi tetap ada hiburannya.
Okezone.com didirikan pada 29 Desember 2006, dan dimiliki oleh PT. Media Nusantara Citra (MNC). Tercatat pada 28 Oktober 2008, okezone.com menempati peringkat ke-28 dari 100 situs web terpopuler di Indonesia menurut Alexa.com. Kemudian pada pertengahan tahun 2012, tercatat bahwa Okezone adalah perusahan terbesar se-Asia yang bergerak dibidang situs web online.
Hingga saat ini, Okezone tetap dimiliki secara penuh oleh MNC group dan baru saja melakukan merge dengan PT. Linktone salah satu jagoan mobile di Cina yang sekarang ini dibawa ke Indonesia dan berubah nama menjadi PT. Linktone Indonesia. Dengan adanya merger ini, okezone.com menjadi produk utama dari PT. Linktone Indonesia.

MOTTO MEDIA


Kemunculan situs web berita okezone.com yang dianggap mengekor pendahulunya, membuat okezone.com membuat terobosan baru dalam portal berita online, yakni bukan hanya sebagai portal berita tetapi juga tampil sebagai media yang menyediakan kabar entertainment, maka hadirlah okezone.com dengan dengan motto “Indonesian News & Entertainment Online!”
Berdasarkan motto tersebut berarti bahwa okezone.com tidak hanya terkonsentrasi pada hardnews, tetapi juga pada entertainment seperti kanal kampus yang hanya dimiliki oleh okezone.com. Mereka menyadari bahwa tidak semua orang tertarik dan membutuhkan hardnews. Sebagian besar orang juga membutuhkan hiburan.

ORGANISASI & KETERKAITAN DENGAN MEDIA LAIN

Jajaran Direksi

Chief Executive Officer :  David Fernando Audi
Chief Marketing Officer :  Ronny W. Sugiadha
Chief Operating Office :  Bagus Binatoro
Chief Editor  :  M. Budi Santosa
Sales - Marketing Div. Head : I Gusti Ayu Laksmi
Information Technology Div. Head : Yudhi Haryadi
Pemimpin Redaksi :
M Budi Santosa
Dewan Redaksi :
Sururi Alfaruq, David F Audy
Redaktur Pelaksana  :
Ahmad Dhani, Syukri Rahmatullah, Fetra Malona Hariandja, Rani Hardjanti
Redaktur :
Tuty Okctaviany, Fitra Iskandar, Ade Hapsari Lestarini, Chaerunnisa, Amril Amarullah
Koordinator Liputan :
Tb Ardi Januar, Muhammad Saifullah (Nasional); Kemas Irawan Nurrachman, Anton Suhartono (Daerah)
Asisten Redaktur :
Dede Suryana, Azwar Ferdian,  Lamtiur Kristin Natalia Malau, Fitri Yulianti, Carolina Christina,Widi Agustian, Hendra Mujirahardja, Stefanus Yugho Hindarto, Rifa Nadia Nurfuadah, Fajar Nugraha, Rizka Diputra, Mega Laraswati, Achmad Firdaus, Martin Bagya Kertiyasa, Dwi Indah Nurcahyani, Risna Nur Rahayu, Tomi Tresnady, Elang Riki Yanuar, Ina Naulanifa. 
Reporter :
Johan Sompotan, Fahmi Firdaus, Yudha Wirakusuma,  Tomi Tresnady, Elang Riki Yanuar,  Yuni Astutik, Misbahol Munir, Tri Kurniawan, Maria Cicilia Galuh,  Susi Fatimah, Bagus Santosa,  A Firdaus, Aulia Akbar, Awaludin, Catur Nugroho Saputra, Fiddy Anggriawan,  Gina Nur Maftuhah, Margaret Puspitarini, Randy Wirayudha,  Septian Pamungkas, Angkasa Yudistira, Yunisa Herawati, Isnaini, Mustholih, Risna Nur Rahayu, Dina Kusumaningrum, Tegar Arief Fadly, Rintani, M Indra Nugraha, Auzan Suteja Zulfikar, Windy Wicaksono, Aditya Putra Perdana, Gesit Prayogi, Ahmad Luthfi, Andina Librianty,  Yoga Hastyadi Widiartanto, Aditya Maulana, Dwi Retnowati, Khairisa Ferida, Nur Januarita Benu, Iwan Supriatna, Pebrianto Eko Wicaksono, Fakhri Rezy, Rizkie Fauzian, Rivan Awal Lingga,  Mutya Hanifah, Rama Narada Putra, Egie Gusman, Edi Hidayat, Krismas Wahyu Utami, Gita Ramadian, Ainun Vika Muftiarini, Niken Anggun Nurani, Adhia Azka.
Fotografer :
Heru Haryono, Runi Sari B, Dede Kurniawan
Video Editor & Uploader :
Arfiansyah, Feri Usmawan, Rizky Saputra S, Reza Mahardika, Heru Nazar, Gelar Agryano Soemantri, Dian Putra Aditya.
Mobile Newspaper :
Hanna Meinita (Koordinator), Andyta Fajarini,  Restika Ayu Prasasti, Hutami Windiarti
Dalam hal keterkaitan dengan media lain,  okezone.com tidak ada hubungan kerjasama dengan media online lain  yang sesama portal berita di luar MNC group, mereka hanya kompetitor saja. Kerjasama dilakukan dengan media online yang bukan sesama portal berita, seperti kaskus, seribu.com, gantibaju.com, dll. Kerjasama dengan kaskus dalam bentuk cross-promo. okezone.com memasok berita apabila kaskus membutuhkan sedangkan kaskus mempromosikan okezone.com agar lebih dikenal orang. Selain itu juga mengadakan kerjasama offline dengan kaskus seperti support untuk event-event.
Untuk kerjasama dengan sesama MNC group dilakukan dalam bentuk membuat produk, seperti Online Audition pada acara Indonesian Idol, website Miss Indonesia, SINDOnews website, website Up Coming, digital TV dan beberapa produk lainnya yang berbasis website.


KEBIJAKAN REDAKSIONAL

1.       Kriteria layak berita
Berita yang ditulis tidak berlebihan, selalu berpatokan dengan etika jurnalistik. Semua reporter yang ada dididik menjadi seorang jurnalis (diberikan kursus jurnalistik). Berita yang ditulis harus penting karena berita yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat itu, jadi sifatnya running news dan realtime.
Dalam menulis berita, semua reporter okezone.com berpegang (berpatokan) pada cyberjournalism.net, baik dari tata bahasa, ide, susunan kata dan susunan berita. Selain itu, reporter juga harus memperkirakan bagaimana penilaian orang terhadap berita yang ditulisnya. Para reporter okezone.com dituntut untuk cermat dalam memilih berita, semakin bagus berita tersebut, jumlah viewer-nya semakin meningkat dan menjadi kebanggaan bagi reporter itu sendiri.

2.       Perencanaan
Setiap reporter mempunyai masing-masing pos untuk mencari sebuah berita. Namun itu semua tergantung reporter tersebut diposisikan untuk meliput berita apa, seperti (berita hardnews) reporter akan ditempatkan di Polsek, Polres atau di RSCM.
Terkait dengan pemberitaan yang realtime dan running news,  maka reporter harus memberitakan sebuah peristiwa dengan cepat juga. Dalam sebuah peristiwa di TKP, reporter langsung menulis berita -> dikirim ke Asisten Redaktur -> diedit kembali oleh redaktur -> berita masuk okezone.com.

3.       Penugasan
Dalam penugasan,  okezone.com menentukan jumlah reporter yang akan terjun ke lapangan berdasarkan bobot beritanya. Semakin besar impact yang diberikan oleh sebuah peristiwa, semakin banyak reporter yang dikirim ke TKP, karena penulisan berita harus dilakukan dari beberapa angle. Penentuan angle bisa dilakukan di awal (sebelum terjun ke lapangan), namun bisa juga ditentukan setelah tiba di TKP. Terdapat beberapa aspek yang menjadi pertimbangan dalam waktu penentuan angle :
·         Keadaan alam
·         Jarak
·         Kemampuan dalam mencari angle berita
·         Kecepatan dalam mencari berita

Jenis Rubrik dalam situs berita Okezone :
v  News
v  International
v  Economy
v  Lifestyle
v  Celebrity
v  Music
v  Sport
v  Techno
v  Autos
v  Kampus
v  Travel
v  Food
v  Health

Berdasarkan data yang data, jenis rubrik unggulan di Okezone adalah bola, karena 51 persen dari pembaca Okezone adalah laki-laki dan 49 persen sisanya adalah pembaca perempuan. Perbandingannya hampir karena rubrik Okezone yang beraneka ragam.

Fasilitas yang disediakan oleh Okezone untuk mendukung sebuah berita :
v  Video
v  Foto
v  Okezone.tv
v  Gambar


TEKNIS UPLOAD CONTENT

Keuntungan dari munculnya jurnalisme online adalah berita yang dapat terus menerus diperbarui tanpa terkendala dengan waktu terbit seperti yang terjadi pada surat kabar. Seiring dengan kemajuan teknologi yang berkembang, penerbitan berita menjadi lebih mudah dengan adanya berbagai teknologi seperti telepon genggam pintar yang memuat fitur penulisan dokumen. Dengan kemampuan smartphone inilah, para wartawan media online dapat dengan segera menyampaikan berita yang tengah diliputnya bahkan sebelum peliputan itu selesai.
Mekanisme yang sama juga digunakan okezone.com dalam mengunggah beritanya agar informasi dapat langsung diteruskan kepada para pembacanya. Rata-rata, hampir setiap orang bisa memiliki jenis hanphone pintar apapun yang memiliki fitur penulisan dokumen, begitu juga dengan reporter okezone.com. kebanyakan dari mereka telah memiliki bekal smartphone yang bisa mereka gunakan untuk mengirim berita. Ketika mereka mengadakan peliputan suatu berita, ketika selesai bahkan saat peliputan tengah berlangsung mereka langsung bisa mengetik berita yang ingin disampaikan melalui smartphonenya. Terkadang para reporter juga melakukan teknik melepon langsung ke asisten redaktur untuk melaporkan kejadian yang sedang berlangsung dan asisten redaktur yang melakukan pengetikan.
Berita yang telah diketik tidak serta merta langsung di upload ke dalam portal berita milik okezone.com. Para reporter yang telah mengetik bukan mengirimnya ke portal berita, melainkan ke asisten redaktur terlebih dahulu. Ketika berita sampai ke asisten redaktur, berita yang dikirim tersebut kemudian mengalami penyuntingan oleh asisten redaktur. Penyuntingan yang dilakukan biasanya terkait dengan struktur bahasa. Setelah penyuntingan bahasa selesai, berita masih belum bisa dimuat di halaman okezone.com. Berita tersebut harus melalui satu tahap lagi yaitu, menuju ke meja redaktur. Redakturlah yang nantinya akan menentukan apakah berita tersebut bisa langsung naik atau masih harus mengalami perbaikan. Setelah berita tersebut disetujui oleh redaktur, baik dari segi tata bahasa maupun  segi kelayakan berita, barulah berita tersebut dimuat dalam halaman okezone.com.


MEKANISME COMPLAIN HANDLING SYSTEM

Setiap media memiliki cara dalam menanggapi komplain yang dialamatkan kepada mereka. Dalam media cetak, biasanya terdapat surat pembaca (atau bahkan rubrik opini) yang biasanya menjadi wadah para pembacanya untuk menyampaikan keluhan maupun aspirasinya. Di okezone.com juga terdapat kanal atau rubrik yang dapat digunakan untuk menampung aspirasi dari pembacanya, rubrik tersebut bernama myzone.okezone.com. Dalam myzone.okezone.com, pembacanya dapat turut serta dalam pemberitaan. Tempat ini selain ditujukan sebagai tempat pembaca menyampaikan aspirasi, juga bisa dijadikan sebagai wadah untuk citizen journalism. Sehingga segala suara yang berasal dari luar redaksi, berada dalam satu platform yaitu myzone.okezone.com kemudian dipertimbangkan oleh bagian redaksi.
Media online kerap kali melakukan kesalahan  dalam penulisan, sehingga tak jarang mereka juga menerima komplain dari pembaca atau bahkan redaksi. Komplain dari pembaca biasanya nampak dari kolom komentar yang turut disertakan. Jika hal tersebut terjadi biasanya orang dalam lingkup okezone.com langsung menghubungi bagian yang bersangkutan langsung (asisten redaktur) mengenai kesalahan yang terjadi. Hal tersebut biasanya ditangani dengan meralat atau merelease ulang berita tersebut (dengan menariknya terlebih dahulu). Jika hanya terkait kesalahan satu huruf, hal tersebut tidak menjadi masalah (tapi tetap diralat), namun jika isi berita terdapat kekeliruan, biasanya berita dirilis ulang dan mengganti bagian yang salah dan menyertakan keterangan mengenai pemberitaan sebelumnya yang pernah dilakukan okezone.com dalam berita tersebut, sehingga pembacapun mengetahui bahwa berita tersebut merupakan ralat dari berita sebelumnya.


PENGELOMPOKAN & PANGSA PEMBACA
 
Segmentasi pembaca okezone.com bila dilihat dari jenis kelamin adalah 51persen laki-laki dan 49 persen perempuan. Persentase ini dilihat karena okezone.com mempunyai 28 kanal dengan rubrik yang unggulan seperti rubrik Bola (digemari oleh lelaki), rubrik Lifestyle (digemari oleh perempuan), rubrik Celebrity yang kembali digemari oleh perempuan dan rubrik News yang mayoritas digemari oleh lelaki. Tanpa disadari, okezone.com mempunyai segmentasi yang seimbang bila dilihat dari jenis kelamin.
Kemudian dilihat dari penghasilan per bulan, maka okezone.com melihat pengelompokkan yang dilakukan oleh Nielsen yang disebut dengan SES (Social Economic Status). SES dibuat dengan menghitung pengeluaran seseorang dalam satu bulan. Berikut pengelompokkan SES oleh Nielsen :

(dalam satu bulan)
Kelompok D
kurang satu juta rupiah
Kelompok C
lebih dari satu juta rupiah
Kelompok B
lebih dari dua juta rupiah
Kelompok A
lebih dari tiga juta rupiah


Tidak hanya melalui pengelompokkan Nielsen, pangsa pembaca dapat kita ketahui melalui Google Analytics. Google Analytics memberikan informasi mengenai kelas sosial-ekonomi para pembaca okezone.com secara fair, karena Google Analytics menyediakan informasi mengenai tipe berbagai gadget, computer maupun smartphone yang digunakan untuk mengakses berbagai website.
Untuk pekerjaan biasanya, okezone.com melakukan survei secara tradisional seperti survey by phone. Survei ini dilakukan untuk melihat pangsa pembaca dari kanal atau rubrik yang ada di dalam okezone.com itu sendiri.
DUKUNGAN IKLAN

Dukungan iklan okezone.com didapat pertama kali dari perusahaan-perusahaan yang “melek” digital seperti Microsoft dan Blackberry. Namun seiring berjalannya waktu, banyak jenis perusahaan-perusahaan yang memakai digital untuk memasangkan iklannya. Contohnya perusahaan cat, perusahaan air minum, perusahaan kecantikan, dan lain sebagainya.
Banyak aspek atau sumber yang didapat oleh okezone.com. Sumber dari pemasok langsung dan agency iklan menjadi yang banyak didapatkan oleh okezone.com. Untuk kedua aspek ini banyak membantu okezone.com.
Dukungan iklan mayoritas masih dimiliki oleh industri atau perusahan digital. Seperti diungkapkan Bardan Almahdali, seorang  Head Marketing okezone.com, 90 persen pemasukan okezone.com berasal dari iklan dan sisanya didapatkan dari membuat website seperti website Miss Indonesia, website Indonesian Idol, dan lain-lain. Pak Bardan menjelaskan bahwa pemasukan okezone.com terakhir  mencapai 25 miliar dalam satu tahun.

            Kelompok bersama Okezone.com Marketing & HRD Staff