Merokok Bukan Berarti Terlibat
Pergaulan Buruk Kok!
Kedewasaan seseorang bukan hanya diukur
dari usia, tetapi juga dari setiap perilaku dan tindakannya. Namun, ketika
sudah memasuki dunia perkuliahan, seseorang tidak bisa lagi dikatakan anak-anak
atau pun remaja. Seorang mahasiswa sudah lazim dikatakan bahwa ia telah dewasa.
Dengan kedewasaan tersebut, seseorang dianggap telah bisa mengatur dirinya
sendiri, apa yang baik dan tidak baik bagi dirinya juga termasuk menempatkan
diri dalam pergaulannya.
Berbeda
dengan ketika masih bersekolah, segala hal dibatasi dan diatur entah oleh
sekolah maupun orang tua, juga dalam memilih teman. Ketika kuliah, semua hal
serba bebas. Tidak ada lagi yang mengatur. Setiap individu harus bisa mengatur
dirinya sendiri. Di sinilah seorang mahasiswa harus memperlihatkan
kedewasaannya terutama dalam pergaulan di kampus.
Bagi
mahasiswa, rokok bukan hal yang aneh lagi. Bahkan beberapa mahasiswa kerap
bersentuhan dengan benda itu. Perempuan maupun laki-laki seakan tidak mau tahu
dengan bahaya yang diakibatkan olehnya ataupun dengan stereotip buruk bagi para
perempuan yang merokok.
“Kita
memang teman Anas sejak masuk kuliah, tapi Anas ga pernah ajak kita untuk
merokok juga dan sejauh ini pertemanan kita normal-normal aja seperti pergaulan
pada umumnya, ga ada yang buruk,” ujar Berliana, seorang sahabat Anas.
Perempuan yang menyukai olahraga
basket ini mengatakan bahwa rokok memang membahayakan kesehatan, tetapi seorang
perokok bukan berarti seorang yang buruk dan semua itu kembali ke pribadinya
masing-masing.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar