Jumat, 30 November 2012


Tugas Feature

Wanita Karier,

ya Ibu Rumah Tangga Juga

JAKARTA - Liana Tasno, seorang wanita cantik bertubuh ramping yang sering dijumpai di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara (FIKom Untar) ini siapa sangka adalah seorang dosen. Wanita kelahiran 1984 ini merupakan seorang wanita karier dengan segudang aktivitasnya di berbagai bidang. Dengan latar belakang pendidikannya yang berbagai macam, ia mencoba mengaplikasikannya pula di berbagai bidang pekerjaan. Bukan hanya sebagai dosen, ia juga seorang advisor (penasihat) beberapa perusahaan ternama di Jakarta. Di samping itu, ia juga merupakan marketing staff dari sebuah minimarket terkemuka di Jakarta, yakni Seven Eleven.

Selain mengisi hari-harinya dengan kesibukan pekerjaan, Liana juga secara rutin menjalankan kegemaran olahraganya, yaitu lari dan gym. Ia pun turut bergabung dalam komunitas pelari Adination dan Indorunner. Di balik segudang aktivitasnya tersebut, wanita yang akrab dipanggil Ci Liana oleh para mahasiswa ini juga merupakan seorang istri dan ibu dari dua orang anak kembarnya, Jeremiah Nixon dan Jelena Nicoline.

Sebagai wanita karier yang juga seorang ibu rumah tangga, Liana tidak jarang mendapat protes baik dari suami maupun pihak keluarga. Kesibukannya di luar rumah yang menyita waktu, membuat suami dan anak-anaknya kekurangan waktu untuk bersama. Apalagi, kedua anaknya yang masih berusia 2 tahun masih sangat membutuhkan perhatian dan kasih sayang. Wanita yang telah menyelesaikan S2-nya dalam bidang Magister Ilmu Hukum ini juga menyadari bahwa karier yang sedang dirintisnya mau tidak mau harus mengorbankan waktunya untuk bersama dengan suami maupun kedua buah hatinya. Namun, kendala yang dihadapinya ini bukanlah suatu masalah yang tanpa solusi.

Dengan berbagai perannya kehidupan, wanita yang selalu tampil modis ini, berusaha untuk menyeimbangkan waktu dalam menjalankan semua perannya. Wanita yang gemar berolahraga ini mengatakan, semua peran yang kini dijalankannya bukanlah suatu pilihan, namun suatu hal yang harus dijalani secara selaras. Baginya keluarga tetaplah nomor satu, namun karier yang dirintisnya hingga saat ini juga tidak bisa begitu saja ditinggalkannya. “Kuncinya hanya satu, yaitu membagi waktu dengan baik,” ucapnya sembari tersenyum.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar